2. Elia adalah seorang nabi ketika Ahab menjadi raja atas Israel. Ahab adalah orang jahat yang mendorong orang untuk menyembah dewa palsu bernama Baal. Elia berkata kepada Ahab, "Tidak akan ada hujan atau embun di Israel sampai aku menyuruhnya."
2. Elijah was a prophet when Ahab was king over the kingdom of Israel. Ahab was an evil man who encouraged people to worship a false god named Baal. Elijah said to Ahab, “There will be no rain or dew in the kingdom of Israel until I say so.” This made Ahab very angry.
Pertanyaan 2: Apa yang dinubuatkan oleh Elia kepada Raja Ahab?
Jawaban 2: Tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan." [19-02]
Question 2: What prophecy did Elijah speak to King Ahab?
Answer 2: There will be no rain or dew in the kingdom of Israel until I say so. [19-02]
3. Kemudian Allah menyuruh Elia bersembunyi di padang gurun dekat sebuah sungai. Setiap pagi dan setiap malam, burung-burung membawakannya roti dan daging. Ahab dan pasukannya mencari Elia, tetapi mereka tidak bisa menemukannya. Kekeringan itu begitu parah sehingga sungai akhirnya mengering.
3. God told Elijah to go to a stream in the wilderness to hide from Ahab who wanted to kill him. Every morning and every evening, birds would bring him bread and meat. Ahab and his army looked for Elijah, but they could not find him. The drought was so severe that the stream eventually dried up.
Pertanyaan 3: Bagaimana Allah menyediakan kebutuhan Elia di padang gurun tempat dia bersembunyi?
Jawaban 3: Allah menyuruh burung-burung membawakan roti dan daging setiap pagi dan petang. [19-03]
Question 3: How did God provide for Elijah in the wilderness where he was hiding?
Answer 3: God sent birds every morning and evening with bread and meat. [19-03]
4. Jadi Elia pergi ke negara tetangga. Di situ ada seorang janda dan anaknya yang sudah hampir kehabisan makanan karena bencana itu. Tetapi mereka mengurus Elia, dan Allah membuat tempayan tepung atau botol minyak mereka tidak pernah kosong. Mereka mendapatkan makanan selama bencana kelaparan itu. Elia tinggal di sana dalam waktu yang lama.
4. So Elijah went to a neighboring country. A widow and her son in that country had almost run out of food because the lack of rain had caused a famine. But they took care of Elijah, and God provided for them so that their flour jar and their bottle of oil never became empty. They had food through the whole famine. Elijah stayed there for several years.
Pertanyaan 4: Bagaimana Allah menyediakan kebutuhan Elia ketika dia tinggal bersama seorang janda dan anaknya?
Jawaban 4: Allah menjadikan wadah tepung dan botol minyak tidak pernah kosong. [19-04]
Question 4: How did God provide for Elijah when he lived with the widow and her son?
Answer 4: God caused their flour jar and bottle of oil to never become empty. [19-04]
5. Setelah tiga tahun, Allah menyuruh Elia untuk kembali ke Israel dan berbicara dengan Ahab karena Dia akan mengirimkan hujan lagi. Ketika Ahab melihat Elia ia berkata, "Engkau, Engkau pengacau!" Elia berkata, "Engkaulah pengacau! Engkau telah meninggalkan Allah yang benar dan menyembah Baal. Bawa semua orang Israel ke Gunung Karmel."
5. After three and a half years, God told Elijah to return to the kingdom of Israel and speak with Ahab because he was going to send rain again. When Ahab saw Elijah he said, “There you are, you troublemaker!” Elijah replied to him, “You are the troublemaker! You have abandoned Yahweh, the true God, and worshiped Baal. Bring all the people of the kingdom of Israel to Mount Carmel.”
Pertanyaan 5: Kejahatan besar apa yang dikatakan Elia telah dilakukan oleh Ahab?
Jawaban 5: Ahab telah meninggalkan TUHAN, Allah yang sejati, dan telah menyembah Baal. [19-05]
Question 5: What great evil did Elijah say that Ahab had committed?
Answer 5: Ahab had abandoned Yahweh, the true God, and had worshiped Baal. [19-05]
6. Semua orang Israel, termasuk 400 nabi Baal, datang ke Gunung Karmel. Elia berkata, "Berapa lama kamu akan terus berubah pikiran? Jika Allah adalah Allah, sembahlah Dia! Jika Baal adalah Allah, sembahlah Dia!"
6. All the people of the kingdom of Israel, including the 450 prophets of Baal, came to Mount Carmel. Elijah said to the people, “How long will you keep changing your mind? If Yahweh is God, serve him! If Baal is God, serve him!”
Pertanyaan 6: Pilihan apa yang diperinthakan Elia untuk diambil oleh umat?
Jawaban 6: Jika TUHAN adalah Allah, layanilah TUHAN, tetapi jika Baal adalah Allah, layanilah Baal. [19-06]
Question 6: What choice did Elijah tell the people they must make?
Answer 6: If Yahweh is God, serve him, but if Baal is God, serve him.